Antisipasi PMK Mewabah, Legislator Kotim Ingatkan Berbagai Pihak

0
235

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Adanya wabah baru yang menulari hewan ternak, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sejumlah luar daerah, mengantisipasi atau mencegah hal itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Agus Seruyantara meminta pemerintah kabupaten setempat melalui dinas teknis terkait untuk benar-benar melakukan pengawasan secara maksimal terhadap hewan ternak terutama yang didatangkan dari luar daerah.

“Terlebih hampir semua konsumsi hewan ternak, dari sapi, ayam, kambing dan lainnya di Kotim ini, rata-rata di impor dari luar daerah, terutama sapi yang notabenenya di distribusikan dari luar daerah hingga pulau Jawa, jadi harus diawasi secara maksimal agar wabah PMK ini tidak memapari hewan ternak yang ada disini,” ungkapnya melalui awak media, Kamis (19/05/2022).

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan ini meminta agar dinas teknis sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah untuk melakukan pengecekan terhadap hewan ternak yang sudah siap potong di Rumah Potong Hewan (RPH) dan juga mengontrol ternak yang didatangkan dari luar daerah.

“Jadi kami sarankan, semua proses pemotongan hewan ternak tersebut harus diawasi bahkan mana perlu dilakukan di rumah potong hewan (RPH) dan wajib sudah melalui pengecekan oleh ahlinya, jangan sampai daging sapi dan lainya terjual di pasaran dengan membawa virus PMK ini, dinas teknis harus memantau langsung dilapangan,” timpalnya mengingatkan.

Dia juga menambahkan, ketika daging yang dikeluarkan dari RPH nantinya sudah pasti dijamin aman, sehat, utuh dan halal (Asuh), maka hal tersebut sudah memastikan kesehatan konsumsi bagi konsumen atau masyarakat yang akan membeli daging yang sudah dipasarkan.

“Jadi para konsumen tidak perlu khawatir lagi soal kualitas kesehatan daging. Dilain sisi para peternak atau pengepul sapi di Kotim ini tidak ragu-ragu dan menjamin kualitas kesehatan sapinya sehingga tidak menimbulkan potensi negatif kepada masyarakat kita,” pungkasnya. (Tim TM Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here