Borjuis, mercusuar atau nurani, Tentu Cara Membangun “Tidak Asal”

0
1157

 

Buntok, www.tabloidmilitan.com. Masyarakat Barito Selatan sungguh sangatmenunggu pembangunan yang jauh berbeda dari yang sebelum sebelumnya yang terkesan statisme kurang menyerap aspirativitalis, sebab menurut banyak kalangan terutamanya para rekanalistions dan aktivistis muda yang perduli & konseptual kini terkesan terbuang dari kalangan lainnya mungkin tak “pandai masturbasi” jelasnya klinis. Seharusnya Cara berpikir, berbuat dan bertindak seorang pemimpin yang amanah tentulah berlandaskan nurani, keilmiahan dan konseptualitas kontinuitas dengan pola berpikir tentu jauh berbeda dengan yang sma-an, diploma dan strata1 saja karena masih pola dasar dan hampir menengah saja tambahnya lebih kritis.

Sebagai seorang yang ilmuan terpelajar berkelas magister dan doktoral pastilah sudah terencana matang dan pasti paling bagus, strategis, update dan relevantif dengan kulturalitas zaman, budgeting dan formal intigritas horizontal pendidikan/begronitas saint.

Semisal uang seribu rupiah pun bagaimana bisa mencukupi kebutuhan perutnya biar bisa untung dan tidak mubazir namun tidak terlihat lahap tapi tuntas. Apalagi dana milyaran rupiah dari keringat rakyat yang tentu tidak hanya masyarakat kota yang di untungkan tapi hendaknya juga masyarakat perdesaanlah yang bisa tersentuh pembangunan dan perencanaan yang maksimalitas, bagaimana agar bisa sampai ketangan rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkesinambungan, efektipitas, ekonomis, dinamis dan maksimalisasi juga uptodate yang berkeadilan. Sehingga relevantif dengan gelar yang terpahat di papan nama terletak di dada, terukir di kepala sebagai buah bebet, bibit dan bobot dari alumnis bangku sekolahan tingkat tinggi dan menjulang, tentu tidak wajar dan aneh bila masih datar datar saja terangnya sedikit pesimistis. Sebagai kwalitas bukan kwantitas yang majemuk dan pasivitas, kontinuitas turun gunung yang mengharukan.

Rabu,17 mei 2023 lsm senator2000 dengan aktivis mudanya menelaah sebuah pembangunan yang sekarang sedang berjalan wach, namun masih terlihat sangat boros dan berdurasi lagu lama terkesan perencanaannya masih jalan di tempat bagai mercusuar, betapa tidak, jalan rusak cuma satu meter koq di aspal 1km apa ini efektifitas, ekonomis, efisiensif dan update juga dengan teoritis ilmiah yang kutu buku atau hanya menuju Borjuis, sebab setingkat tukang yang tukang Beca juga pasti bisa lakukan bila hanya untuk menghamburkan uang tunai kurang berbanding lurus dengan kondisi riil dan kebutuhan lokal yang sederhana. Dengan gambaran di atas Tentu tidak perlu intelektual tingkat super start seperti strata1, magister & doktoral untuk “menata pelangi yang indah, namun nyatanya masih ada banyak desa yang masih menangis, merintih dan menadah, lagi membutuhkan uluran tangan dan keadilan pembangunan” sebab warga negara desa juga sama halnya juga ingin memperoleh kesamaan pembangunan yang setara dan memihak kepadanya, karena bukan hak warga kota saja yang bisa lebih di istimewakan dengan memiliki jalan aspal berlapis lapis mulus dan borjois namun mengapa jalan di desa antar desa bahkan jalan menuju kecamatan masih berlumpur lumpur, berbecek becek sepanjang masa seakan hukuman Pembangunan sepanjang zaman bagi warga masyarakat desa, bahkan hampir hampir tidak tersentuh apbd dan duratif pembangunan sepanjang hidupnya ujarnya sedikit keritis dan berpikir ekonomis namun sedikit menyangkal.

Saat kadis Dpupr Kabupaten Barito Selatan di temui oleh beberapa lsm & media di ruang kerjanya yang wach dengan keamanan tingkat tinggi dan di bantu camera cctv yang terpasang di mana mana (Rabu, 17/05/2023) menyebutkan sebagai kadis yang doktoral dan di dampingi oleh kabid bina marganya yang megister menyebutkan “bagi para rekanan silahkan ikuti LPSE walau kami juga yang menentukan, sebab beda pimpinan beda kebijakan dan beda selera juga beda pandangan, kami sebagai bawahan cuma bisa melaksanakan apa yang di perintahkan kepada kami” Katanya

‘Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan menjalankan Program Pembangunan Infrastruktur jalan tembus desa diseluruh wilayah Barsel agar akses listrik bisa tembus kesemua desa karena ada yang belum terakses listrik terkendala jalan’. Kadis PUPR menerangkan

Akltivis LSM Senator 2000 mengharapkan melalui Media ini:”Jangan hanya jalan kota yang berlapis lapis aspalnya dan jalan desa yang berlumpur lumpur berbecek becek karena tidak tersentuh pembangunan dan berharap agar APBD bisa terbagi rata dan seimbangkan serta berkeadilan antara pembangunan di kota kabupaten dan didesa – desa yang sangat membutuh pembangunan infrastruktur, celutuk aktivis mengakhiri perbincangannya.        (TimTM/ N Ross SY Ikat/ Rediansyah SY Ikat/ LSM Senator 2000)

- Advertisement -
Tabloid Militan
Tabloid Militan
Developer: Idmstore
Price: Free
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
Artikulli paraprakMaling Kerbau Bule 7 Bulan Buron Akhirnya Di Jeruji
Artikulli tjetërDisdik Kabupaten Barsel Dikunjungi Oleh Rombongan Legislator Komisi II HSU Kalsel….???

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini