Carut Marut CFD Bundaran Besar Palangkaraya

0
2439

Palangkaraya, www.tabloidmilitan.com – Sejak badai covid19 melanda Indonesia, kota Palangkaraya pun tidak luput pula mendapat imbasnya, pelaksanaan Car Free Day (CFD) di bundaran Besar ditutup rapat dan baru memasuki bulan April 2022 lah pelaksaan CFD dibuka kembali namun memasuki bulan Ramadhan ditutup kembali.

Sejak tanggal 8 Mei 2022, CFD kembali dibuka kembali maka dengan antusiasnya masyarakat kota Palangkaraya pun yang sangat rindu untuk berolahraga pagi hari dan menikmati jajan pagi setelah lelah berolah raga pun menyambutnya dengan riuh.

Dengan dibukanya CFD di Bundaran Besar kota Palangkaya tentu memberikan dampak yang sangat positif bagi kesehatan masyarakat yang menyukai olah raga pagi dan juga dapat menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat karena di CFD masyarakat bisa menjual barang dagangannya baik berupa makanan dan minuman juga hasil kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Namun carut marut pelaksanaan CFD setelah dibuka tentu sangat mengganggu kenyamanan warga penikmat olah raga keluarga ujar pak Anto dengan awak media yang anda baca ini (www tabloid militan.com, red) (minggu 11-06-2022) yang merupakan seorang pengemar berat olah raga jogging di pagi hari dan selalu membawa istri dan kedua anaknya yang masih balita. Harus extra hati-hati menjaga kedua balitanya dan pula dirinya sangat merasa terganggu karena masih ada saja kenderaan roda empat dan roda dua yang melintasi Bundaran

Besar tanpa perduli walaupun sebenarnya bundaran besar itu tempat pelaksanaan CFD tambahnya heran.

Dia juga meminta dituliskan oleh awak media agar pihak berkompeten lainnya seperti Dinas Perhubungan dan juga institusional kepolisian terutama Lalu Lintas berkoordinasi untuk sama memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang sedang melakukan olah raga supaya terbebas dari lalu lalang kenderaan dari area CFD pintanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Amar warga Palangka raya perduli, Car Free Day (CFD) adalah hari tanpa kenderaan ujarnya sedikit kritik, jadi wajarlah bila kami warga masyarakat penikmat CFD tidak ingin terganggu dari arogansif kenderaan yang melintas dan tidak perduli.

Dalam kesempatan itu juga Amar menyebutkan diri untuk mewakili masyarakat kota palangkaraya juga mengucapkan Terimakasih kepada pemerintah kota palangkaraya yang telah membuka CFD kembali yang berarti turut perduli terhadap olah raga warga masyarakat yang berarti pula perduli kesehatan tambah yang lain menimpali sembari memberi tanda jempol lalu melanjutkan lari paginya dengan penuh semangat.

(Tim TM/LSM senator2000/TM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here