Cegah Tindak Pidana, Legislator Kotim Minta Aktifkan Kembali Penjagaan di Kawasan Perumahan

0
121

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Kondisi sepi di kawasan perumahan sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggungjawab untuk melakukan tindak pidana kejahatan, sehingga membuat Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus, SE meminta dan menyarankan, agar warga masyarakat dan semua pihak yang terkait kembali mengaktifkan penjagaan di lingkungan pemukiman masing-masing.

“Pos kamling yang mungkin lama vacum harus di aktifkan lagi, terutama di areal perumahan yang mana aktivitas masyarakatnya banyak keluar rumah dalam jangka waktu yang lama untuk bekerja dan lainnya baik malam maupun siang hari, karena rumah kosong rentan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya melalui awak media ini, Senin (14/02/2022).

Anggota DPRD dua periode ini juga menekankan, kawasan perumahan di Kotim ini pada siang hari kebanyakan sepi, hal itu karena penghuninya sibuk bekerja di kota dan bahkan keluar kota. Hal seperti ini menurutnya jangan sampai menimbulkan keteledoran oleh masyarakat itu sendiri sehingga menciptakan peluang bagi para pelaku tindak kejahatan.

“Apalagi di tengah perekonomian yang sedang sulit seperti sekarang ini, kami kira kita semua mengalami hal ini, sehingga angka kriminalitas akan meningkat. Ditambah dengan munculnya kembali virus Covid-19 dengan varian baru yang mana kegiatan masyarakat untuk mencari pundi-pundi uang juga terbatas,” timpalnya.

Parimus juga berpesan, untuk menekan angka kriminalitas, semua pihak harus benar-benar terus menjalin sinergi. Bahkan Pemkab Kotim juga di dorong untuk melakukan langkah-langkah preventif supaya masyarakat daerah merasa aman.

“Salah satunya dengan kembali menggalakkan siskamling. Untuk siskamling ini minimal terdapat satu pos dalam satu RT dan itu harus aktif 24 jam lakukan secara bergantian agar masyarakat aman,” tutupnya. (Tim TM Kotim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here