Fraksi Golkar Sepakat Pendidikan Faktor Utama Pengembangan SDM

0
97

Sampit, www,tabloidmilitan.com

Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Nadie Enggon S.Pd menyatakan sepakat bahwa sektor pendidikan merupakan salah satu faktor utama bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) terutama bagi daerah setempat.

Sebagai anggota dewan yang lahir dari seorang tenaga pendidik dan bahkan mantan Kepala Desa, Nadie meyakini bahwa pendidikan mampu meningkatkan SDM untuk menciptakan manusia yang produktif dan mampu memajukan daerah serta bangsa ini pada umumnya.

“Namun yang kita masih sayangkan, sampai saat ini tidak semua masyarakat kita di daerah ini dapat mengakses pendidikan ini secara layak dan merata. Selain masih tingginya angka putus sekolah fasilitas penunjang seperti tenaga pendidik, dan fasilitas lainnya juga masih banyak uang yang belum memadai,” ungkapnya Rabu (27/07/2022).

Disisi lain dia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memajukan sektor pendidikan di Kotim ini sangat di butuhkan bahkan dinilai mendesak. Dia berharap secara teknis pemerintah daerah melalui instansi terkait lebih proaktif lagi di lapangan salam menjamah keresahan masyarakat di sektor tersebut.

“Bagaimana caranya agar di daerah kita ini tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, pemerintah daerah juga harus lebih gencar mensosialisasikan hal tersebut, bahwa betapa pentingnya pendidikan, dan juga mau membantu masyarakat kita yang dikategorikan kurang mampu,” timpalnya.

Didamping itu menurutnya pemerataan serta perluasan akses pendidikan bagi seluruh warga Kotim harus benar-benar diperhatikan. Bahkan dia dengan tegas menyatakan bahwa masih banyak masyarakat yang terdampak kemiskinan akibat minimnya pendidikan itu sendiri.

“Kita bisa bayangkan masyarakat kita tinggal di pedalaman, minim pendidikan dan itu artinya minim skil, dibandingkan dengan perkembangan teknologi saat ini, itu akan berbanding terbalik, dan sudah tentu mereka kesulitan bersaing, zaman sudah modern tetapi sebagian masyarakat kita tertinggal informasi karena minimnya pengetahuan,” tutupnya. (Tim TM Kotim)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here