Hari Kesaktian Pancasila Forum Ormas, Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar Mengucapkan Dekrelasi

0
1146

Palangkaraya  www.tabloid-militan.com – Pada hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2022, diperingati hari Kesaktian Pancasila, Forum Organisasi Masyarakat (Ormas), Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Se Kalimantan untuk menyatukan tekat akan persatuan kesatuan untuk NKRI mengucapkan Deklarasi di Tugu Soekarno jalan S. Parman kota
Palangkaraya.

Diikuti sejumlah Ormas Dayak, Pangkuyuban , Organisasi Pemuda, Para Mahasiswa dan Pelajar, Asosiasi Guru, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Kalimantan Tengah.

Deklarasi tersebut yaitu:

  1. Bertekat mempertahan ideologi Pancasila dibumi tambunbungai sebagai bumi Pancasila.
  2. Bertekat menjaga kerukunan, Keamanan dan Ketertiban antara umat beragama, suku serta kenyakinan Bersama-sama TNI dan POLRI.
  3. Bertekat menolak Paham Radikal, Pahan Terorisme dan Paham Komunisme yang merusak Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yoas Elko menyampaikan bahwa dengan memperingati hari Kesaktian Pancasila merupakan mementum yang tetap untuk menumbuhkan kesadaran bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang plurel dengan beragam kekayaan suku, budaya agama dan kepercayaan, dimomen ini diharapkan aksi nyata toleransi terhadap perbedaan yang ada sesuai dengan palsafah huma betang demi terwujudnya Kalteng Berkah

“Beliau berpesan semoga acara Deklarasi Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Soekarno ini sukses dan diridhoi Allah SWT,

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si diwakili oleh Wakapolda Irjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi, S.A.P., M.A, menyampaikan bahwa Bumi Pancasila, Bumi Tambun Bungai, dengan Falsapah Huma Betang, merupaka jati diri masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah, ” kata Wakapolda Irjen Pol. Ida Oetari Poernamasasi,
Wakapolda berpesan, jangan sampai daerah ini digolong golongkan oleh oknum atau golongan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan yang ada, atau dengan memakai kata suku atau golongan sehingga hilangnya palsafah huma betang

“Kalteng satu satu daerah yang kental masyarakat akan Pancasila, sehingga tidak salah disebutkan Bumi Pancasila dengan Palsafah Budayanya Huma Betang, yang mengandung arti seperti Bhineka Tinggal Ika masyarakatnya, ” Pungkas Ida. (TIM TM grub/Rediansyah sy Ikat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here