Legislator Hj. Mariani Tegaskan ASN Kotim Harus Bersih Dari Narkotika

0
149

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Dampak buruk atau negatif penyalahgunaan narkotika terhadap pemakainya, baik pada segi kesehatan jiwa dan mental, juga berpengaruh buruk pada lingkungan keluarga juga lingkungan kerja.

Menilik hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Timur) Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Mariani kembali menekankan agar ASN (Aparatur Sipil Negara) tanpa terkecuali harus bersih dari narkoba, agar tidak berpengaruh buruk terhadap diri dan juga kinerja, hingga berdampak negatif terhadap pelayanan bagi masyarakat.

“Tentunya kita sangat sepakat, bahwasannya penyalahgunaan narkotika terlarang untuk siapa pun, apalagi di kalangan aparatur pemerintahan, kami minta ASN kita di daerah ini tanpa terkecualu jangan sampai tersentuh Narkotika,” ungkapnya Hj. Mariani kepada awak media, Selasa (29/03/2022).

Dia juga menyampaikan, penggunaan narkotika di kalangan aparatur pemerintahan bisa berdampak pada kinerja atau praktik pelayanan yang tidak bersih, lantaran secara fisik dan psikologis pengguna narkotika sudah dapat dipastikan terganggu.

“Dalam hal ini peran pemerintah daerah melalui instansi terkait juga sangat dibutuhkan, dan kami juga berharap BND (Badan Narkotika Daerah) bersama aparat penegak hukum lainnya bisa terus membongkar kejahatan peredaran narkoba di Kotim ini,” harapnya.

Terlebih, dia menilai Kotim merupakan daerah dengan jumlah penduduk nomor dua terbesar di Kalimantan Tengah setelah Kota Palangka Raya. Dengan jumlah penduduk lebih dari 240 ribu jiwa, jangan sampai Kotim dijadikan sasaran empuk peredaran narkoba.

“Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak nomor dua di Provinsi Kalimantan Tengah dengan perputaran ekonomi yang lumayan tinggi, tentunya Kotim juga sangat rentan menjadi incaran para bandar narkoba untuk melakukan aksi kejahatannya. Untuk itu kami berharap semua pihak saling bahu membahu memberantasnya, jadikan narkoba sebagai musuh bersama,” pungkasnya. (Tim TM Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here