Legislator Ini Sebut Perlu Dukungan Pemerintah Daerah Untuk Menghidupkan BUMDes Mati Suri

0
217

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Anggota Komisi I  DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah, Jabiden Nadeak, SE meminta dukungan dan pembinaan maksimal dari pemerintah daerah setempat atau melalui dinas terkait, akan keberadaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) milik pemerintah desa yang sejauh ini sebagian besar dalam kondisi mati suri.

“BUMDes inikan merupakan turunan atau gagasan dan petunjuk dari pemerintah pusat, yang harus benar-benar diperhatikan oleh pemerintah daerah melalui dinas teknisnya selaku pembina langsung.  Jadi kami berharap kedepannya dukungan yang maksimal baik dari segi pembinaan serta pengembangan BUMDes di seluruh Kotim ini,” ungkapnya kepada awak media. Sabtu (09/04/2022).

Meskipun menurutnya tidak semua desa di Kotim ini yang usaha desanya milik BUMDes mati suri, justru hal itu bisa dijadikan tolak ukur bagi desa lainnya untuk menghidupkan kembali BUMDes yang saat ini masih banyak belum berjalan atau mati suri.

“Tujuan dibuatnya BUMDes adalah untuk mendapatkan PADes (Pendapatan Asli Desa), sehingga targetnya jelas, mengurangi beban pemerintah daerah dan pusat, juga membuat desa-desa yang ada disetiap daerah ini bisa mandiri, bahkan membantu keuangan pemerintah daerah kedepannya. Untuk itu kami minta kepada dinas DPMD agar terus meningkatkan pembinaan kepada pemerintahan desa yang ada saat ini,” pungkasnya. (Tim TM Kotim).

- Advertisement -
Tabloid Militan
Tabloid Militan
Developer: Idmstore
Price: Free
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
Artikulli paraprakSistem Pembelajaran Kekinian, Anggota Komisi III DPRD Kotim Minta Dipenuhinya Kebutuhan Fasilitas
Artikulli tjetërLegislator Ini Sebut Pelestarian Bahasa Daerah Perlu Payung Hukum Yang Jelas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini