Legislator Kotim Minta Penempatan Tenaga Kesehatan Harus Di Evaluasi

0
210

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Penempatan tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang tidak merata, terutama di beberapa desa di daerah setempat dan persoalan tersebut merupakan salah satu yang menjadi keluhan masyarakat selama ini, terutama hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan pada pertolongan pertama.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Hairis Salamad kepada awak media ini, dan menurutnya lagi bahwa persoalan tersebut harus ada evaluasi oleh pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait.

“Fakta yang terjadi, selama ini persoalan tenaga kesehatan ini seakan-akan tidak bisa terselesaikan sejak lama, masih saja banyak masyarakat yang mengeluhkan belum adanya tenaga kesehatan di beberapa desa yang ada di Kotim ini. Hal itu sejalan dengan masih tingginya permintaan masyarakat untuk menempatkan tenaga kesehatan di tingkat pedesaan,” ungkapnya H. Hairis, Jumat (13/05/2022).

Menurut politis PAN ini menambahkan, semestinya masalah tenaga kesehatan ini sudah bisa rampung sejak beberapa tahun lalu, mengingat kekuatan anggaran tahun-tahun sebelumnya cukup memadai, meskipun terbentur dengan kasus Covid19 yang melanda selama kurun waktu dua tahun lebih.

“Diketahui bersama, tenaga kesehatan di tingkat desa sangat penting, mereka merupakan sumber pertolongan pertama bagi setiap warga masyarakat yang mengalami sakit, sudah barang tentu hal ini merupakan hal yang prioritas. Untuk itu kami juga meminta kepada tenaga kesehatan yang sudah ditempatkan ditempat tugasnya harus aktif, jangan melalaikan fungsinya, itu sudah tanggungjawab mereka,” timpalnya.

Legislator dari daerah pemilihan V ini juga meminta agar setiap petugas kesehatan yang berada di setiap desa untuk meningkatkan sosialisasi berperilaku pola hidup bersih dan sehat kepada warga masyarakat, terutama untuk menjaga stabilitas kesehatan masing-masing.

“Terlebih situasi pandemi covid19 ini kan masih belum pasti kapan berakhirnya, jadi tugas mereka juga memberikan pembinaan, baik itu menyarankan warga masyarakat untuk tetap prokes, seperti mencuci tangan sesering mungkin, rajin berolahraga, makan makanan bergizi dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh,” tutupnya seraya mengingatkan. (Tim TM Kotim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here