Legislator Kotim Minta Pihak Terkait Lakukan Sosialisasi BPJS Kesehatan Terhadap Anak Muda, Ini Alasannya …???

0
214

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan sebagaimana program dari pemerintah pusat, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Ir. SP. Lumban Gaol menyarankan kepada pihak pemerintah daerah maupun pihak BPJS agar lebih masif lagi dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada kaum usia muda di daerah setempat.

“Seperti kita ketahui bersama, saat ini Indonesia sedang mendapatkan bonus demografi atau dimana sebagian besar penduduknya berusia muda dan produktif. Dan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 lalu, dimana diperkirakan jumlah pemuda (usia 16-30 tahun) terdapat 64,50 juta jiwa atau hampir seperempat dari total penduduk Indonesia. Bahkan di Provinsi Kalteng sendiri, memiliki sekitar 27,94 persen generasi muda dari total populasi penduduknya ini artinya kaum muda sebagai generasi penerus sudah harus disiapkan sedini mungkin,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (17/05/2022).

Politisi Partai Demokrat ini juga menjelaskan, bahwa kaum muda di Kotim ini memiliki pengetahuan yang rata-rata, namun begitu harus di akui bahwa tingkat kesadaran mereka dalam rangka ikut serta dalam program BPJS Kesehatan masih belum masuk dalam kategori berperan aktif. Lantaran hal itu, dirinya meminta agar pihak terkait terus menyasar kaum muda dalam sosialisasi BPJS kedepannya.

“Kedepannya, kami berharap program kerja yang dilakukan adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman para kaum muda kita tentang urgensi menjadi peserta dalam program BPJS Kesehatan itu sendiri, saya pikir masih perlu digencarkan sosialisasi dan edukasi dengan target sasaran kaum muda ini,” timpalnya.

Disampingi itu, anggota dewan dari dapil I (Kecamatan MB Ketapang) ini juga mendorong agar pihak eksekutif maupun BPJS Kesehatan untuk berkolaborasi dengan unsur masyarakat dan tokoh-tokoh lainnya, termasuk organisasi kepemudaan dalam rangka meningkatkan kesadaran kaum muda betapa pentingnya jaminan kesehatan jangka panjang.

“Yang harus menjadi catatan penting kita bersama adalah dimana generasi muda kita ini merupakan tulang punggung bonus dari demografi dalam rangka Indonesia Emas 2045. Namun hal itu bisa terwujud bilamana menjaga eksistensi kaum muda kita di semua sektor termasuk BPJS kesehatan ini sebagai jaminan generasi kedepannya,” pungkasnya mengingatkan. (Tim TM Kotim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here