SISWA KORBAN, VIRAL ITU DI DIDIK ATAU DI AJARKAN

0
1301

Buntok, www.tabloidmilitan.com.                            Sebut saja haekel nama (samaran,red) siswa yang di duga viral itu, sungguh kasiannya, dia itu anak bangsa yang perlu uluran tangan dan perlindungan dari orang orang yang berkompetensi untuk mendidiknya, mengayominya, mengasuhnya dan mengajarinya juga menggugunya sebab semut kecilpun akan menggigit bila di injak oleh manusia yang jutaan besar dari tubuhnya, karena terpaksa, nekat karena terimpit, terpaksa melawan . terzalimi, itu hanya seekor semut kecil, bagaimana dengan anak bangsa haikel yang pemuda pelajar gagah berani itu tentu akan melawan bila ada ke semena menaan dan langsung mendapat hukuman kontan. Tentu semutpun akan “sama” demikian bila sudah terpojok ujar salah satu penggiat kemanusiaan dari seorang aktivis yang miris melihatnya koq anak sekolah, anak didik, anak bangsa di lakukan demikian.

“Video viral murid melawan guru” diduga viralkan oleh sekolahnya sebab yang membuat videonya adalah lelaki dewasa berseragam kuning ASN dan putih yang tentunya para pendidiknya alias gurunya. Yang jadi pertanyaan kenapa di viralkan oleh sekolahnya pula (juru videonya)???

Apa motip memviarkan video tersebut pasti ada maunya, ada tujuannya dan ada maksudnya?!! lalu anak didiknya itu haikellah yang jadi tontonan dan viral tentu yang jadi korban, apakah ini sengaja di korbankan lalu kenapa dia (haikel, red) yang malah di korbankan pula, mungkin karena dia siswa yang lemah tak berdaya, anak kampung yang mungkin miskin dan tak punya kemampuan apa apa untuk membela dirinya kecuali pasrah, menangis dan memohon maaf itupun bila di beri maafkan, lalu di mana nuranimu??? Sebagai orang tua, sebagai pendidik yang di gugu dan di tiru sebagai sesama anak bangsa, padahal dia anak pelajar juga anak kita juga anak bangsa yang perlu uluran tangan banyak orang agar dia sukses, pintar, terdidik dan jadi masa depan bangsa, dia berani karena membela diri, dia nekat karena terjepit dan sudah terpojok.pula, siapapun orangnya pasti melakukan hal yang sama bila sudah mengalami hal yang sama juga kecuali dia Cemen dan bisanya cuma menangis tambah Aze seorang aktivis muda yang cukup prihatin saat di mintai saran dan pendapatnya, dan Aze menyayangkan sikap arogantif yang “terkondisikan sepihak” namun sudah di mempertontonkan yang tak sewajarnya “viral” terhadap seorang anak desa (sanggu, red/dugaan redaksi), pelajar yang tidak berdaya mirisnya jadi tautan tangan jahil padahal sepatutnya seorang pelajar jadi kebanggaan pendidiknya sebab dia masa depan bangsa tercinta apalagi haikel sudah duduk di kelas12 (kelas 3) yang terakhir di sekolahnya dan dapat jurusan IPS atau pembelajaran sejarah dan sosial yang tentunya “tau rasa patriotis” dan rasa membela diri tambah aze prihatin dan sulit menerima apa sih untungnya bila “borok” di viralkan “buming” dan tentu semua itu pasti ada maunya, ada maksudnya, apakah haikel si pelajar ini targetnya???.

Jumat 27.10.2023 Saat arton salah seorang pendidik di sekolah itu di hubungi pun membenarkan hal viral itu ada di sekolahnya, namun dirinya tidak tau siapa pula yang memiralkan video itu ke dunia maya ujar arton seolah setengah bertanya, saat hal itu di komvirmasikan oleh penggiat kepihak otoritas sekolah di mana tkp viral itu terexpose.

Dan sadisnya lagi pelajar kelas 12 itu sebut saja haikelpun di paksa pindah sekolah dengan persetujuan pihak sekolah membantu mengeluarkannya dan menyalurkannya ke pihak sekolah lain sebagai pilihan atau hukuman final bagi haikel tambah arton penuh semangat ke penggiat. Sayangnya arton juga tidak menjelaskan kemana haikel di pindah-buangkan walau dirinyapun sesungguhnya juga korban dari sekolah yang sengaja menghampirinya lalu membuat videonya lalu memiralkannya dan membuangnya kesekolah lain. Yang jadi pertanyaan, sekolah mana yang menerima dana bos milik haikel yang berjumlah jutaan rupiah itu apa sekolah lamanya atau sekolah barunya.

Sungguh mulia sekolah yang mau menerima haikel padahal mereka setara dan jadi momok yang bisa merendahkannya gegara video viral yang seolah haikellah raja nakal dan salah, padahal semua Allahu Alam benar, sebab yang nakal sesungguhnya adalah tentu orang yang membuat videonya lalu memiralkannya tanpa seizin sekolah, orang tua haikel dan haikelnya secara pribadi sebab itu preevasi dan mungkin borok yang menjatuhkannya dan tidak sepatutnya terviralkan sebab kita tidak tau mana yang benar dan mana yang salah mana yang jujur dan mana yang terjepit dan mana pula yang melawan dan mana pula yang mengorbankandan yang di korbankan, sebab kita “bukan hakim” yang patut memutuskannya.

Namun bila sesuai undang undang informasi keterbukaan publik ini ada ranah hukumnya karena sudah mengorbankan anak di bawah umur, anak sekolah lagi yang perlu mendapat perlindungan, pengayoman, pendidikan dan pengajaran juga ulas asih dari lembaga pendidik atau oleh “gurunya yang di gugu dan di tiru” bukannya malah menohok dan mengorbankannya sebab dia anak didiknya, anak pelajarnya dan juga masa depan bangsa, anak anak kita juga bila cuma gegara baju seragamnya tidak di masukan ke dalam, seharusnya jangan cuma haikel yang fhinishing dan di cap bandel, melawan lalu di buang pindakan kesekolah lain, padahal ada banyak pelajar sekolahnya yang pacaran kaya suami istri tiap jam berdua di rumah kosong nunggu hamilnya saja lagi dan sudah masyarakat SMS kesekolah kenapa diam ga ada reaksi sekolah juga tambah aktivis muda senator2000 prihatin atas kepincangan ini, sebab sudah mempertontonkan kearogansifannya terhadap masa depan bangsa anak anak kita yang masih di bawah umur dan tidak berimbang tegasnya pesimis.

Sayang pihak wali atau orang tuanya saat di tanyai kepihak sekolah yang di wakili arton, merekapun menyebutnya “tidak tau” sehingga sampai berita ini di turunkan belum bisa di hubungi.(Tim TM Barsel /Rediansyah SY Ikat /LSM senator2000/)

- Advertisement -
Tabloid Militan
Tabloid Militan
Developer: Idmstore
Price: Free
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
Artikulli paraprakPesparawi IX Dibuka Oleh Pj. Bupati Barsel
Artikulli tjetërBuruknya Pelayanan Publik lurah Sabaru Menghalangi Proses Pembuatan Sertikat Tanah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini