Solar Subsidi Langka Bagi Nelayan, Komisi II Minta Pengawasan Ditingkatkan

0
144

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Minyak solar bersubsidi yang terkesan langka di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dari masyarakat yang berada di ibukota kabupaten, kota Sampit hingga masyarakat di pedesaaan, membuat Anggota Komisi II DPRD setempat, Hj. Darmawati meminta agar pihak instansi terkait meningkat pengawasan terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tersebut.

Terangnya, selama ini kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi dari pemerintah dan peruntukannya untuk masyarakat kurang mampu, sangat dirasakan oleh masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan diwilayah selatan.

“Masyarakat kita di wilayah selatan sana, terutama mereka yang berprofesi sebagai nelayan, masih saja sering kesulitan mendapatkan minyak solar bersubsidi ini, kami minta para agen atau pihak distributor yang menjual BBM bersubsidi ini lebih mengutamakan para nelayan ini, karena itu merupakan bahan pokok ketika mereka ingin berangkat melaut untuk menangkap ikan,” ungkapnya Hj. Darmawati kepada awak media, Kamis (21/04/2022).

Legislator daerah pemilihan III ini juga menilai, selama ini tingkat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi ini masih sangat lemah, sehingga mudah dimainkan oleh para pelaku usaha agen yang nakal untuk meraup keuntungan besar dan mengesampingkan warga masyarakat di wilayah operasionalnya sendiri.

“Tidak jarang hal ini masih terjadi, bukan hanya soal Gas Elpiji dijual hingga keluar daerah, tetapi solar juga ada saja yang masih menjual untuk kepentingan industri perusahaan, hal semacam ini harus benar-benar diperhatikan dan dicegah, karena masyarakat yang jadi korban,” timpalnya.

Untuk itu politisi Partai Golkar ini berharap pihak Pertamina juga lebih jeli dalam mendistribusikan BBM kepada agen-agen didaerah ini. Tujuannya agar tidak mengorbankan masyarakat karena ulah kenakalan oknum agen itu sendiri.

“Untuk itu kami minta Pertamina meningkatkan pengawasannya, hal semacam ini bukan rahasia umum lagi masih terjadi di Kotim. Masyarakat juga kalau memang ada menemukan tindak tanduk yang mencurigakan dari agen ada distributor nakal terhadap BBM bersubsidi ini laporkan ke aparat penegak hukum,” tutupnya. (Tim TM Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here