Wakil Ketua DPRD Kotim Minta Maksimalkan Teknologi Digital Untuk Serap Aspirasi Masyarakat

0
131

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Dengan perkembangan zaman, teknologi dan digitalisasi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H. Hairis Salamad meminta kepada seluruh instansi di pemerintah daerah setempat, mulai mengandalkan sistem teknologi digital dalam menyerap dan menampung aspirasi masyarakat dari 168 desa hingga kelurahan yang ada.

Menurutnya, melalui teknologi digital bisa dijadikan wadah saluran untuk menampung aspirasi masyarakat terutama yang belum sepenuhnya tersentuh maksimalnya pelayanan dan pembangunan hingga saat ini. Terlebih saat ini penerapan sistem digital menurutnya merupakan gaya baru dalam proses adminstrasi berbagai sektor.

“Sekarang ini, hampir semua lapisan masyarakat sudah mengikuti zaman digitalisasi ini, meskipun belum sepenuhnya, setidaknya dari total 168 desa ini mereka sudah pasti ada saja yang bisa mewakili masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya melalui sistem digital, untuk hal ini harus di fasilitasi dengan memberi ruang tersendiri sebagai tempat pengaduan atau menyampaikan aspirasi, misalnya melalui medsos dengan salah satu aplikasi yang ada,” ungkapnya H. Hairis melalui awak media, Kamis (28/04/2022).

Politisi PAN inipun menilai, dinas terkait, yakni Diskominfo di sarankan melakukan berbagai terobosan-terobosan baru dalam rangka mengimplementasikan sistem informasi model modern tersebut kepada masyarakat.

“Namun begitu, tindakan edukasi dan sosialisasi juga harus terus ditingkatkan sehingga masyarakat tidak salah guna dengan sistem yang serba terbuka saat ini, agar tidak kebablasan hingga melanggar aturan,” timpalnya mengingatkan.

Upaya edukasi dan sosialisasi tersebut, tambahnya menegaskan bukan hanya sebatas melalui himbaun, dinas terkait juga diminta melakukan jemput bola, sehingga edukasi kepada masyarakat bisa berdampak pada hal yang positif.

“Berikan layanan dan ruang khusus, agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa tersampaikan langsung kepada pemerintah daerah dengan konsep yang baik dan bijak, dengan begitu rencana program pembangunan pun bisa lebih tepat sasaran,” pungkasnya. (Tim TM Kotim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here