Bulog Cabang Barsel Menyediakan Gula Juga untuk masyarakat
Buntok. www.tabloidmilitan.com.
Anegdot yang mengatakan bahwa Bulog Buntok tidak menyediakan gula itu tidak benar, gula itu cuma tambahan barang yang di sediakan Bulog terang Sutaryo kepala Bulog saat di bincangi di ruang tamunya.
Sutaryo mengatakan: “Gula pasir itu tidak di taroh di warung Bulog namun masih di simpan di gudang, Sebabnya gula kurang laku mungkin karena selisih harganya yang cuma sedikit”.
Sutaryo menambahkan, sebab kami jual gula Rp16.500,-perkilogramnya, pernah kami taruh 20 kg atau 20 bungkus di warung Bulog cuma laku 4kg atau 4 bungkus saja oleh dari itu kami di taruh di gudang saja jelasnya lagi.
Saat di sangkalkan karena Bulog lewat satpamnya mengatakan gula kosong atau habis maka masyarakatpun tidak bisa membelinya!!
Namun keterangan kepala Bulog itu seolah setara seperti yang sering di katakan satpamnya bahwa gula pasir kosong atau “tidak ada” sanggah seorang warga saat di mintai pendapatnya seputar gula kosong di warung namun banyak di gudang.
Ternyata kosong itu di warung Bulog namun banyak saja di gudang bulog nah disitulah dilematisnya tambah warga sedikit berpendapat. Namun problemanya bisakah masyarakat Barito Selatan membeli gula di gudang bulog bila di warung Bulog satpamnya mengatakan “kosong atau tidak ada atau habis”.
Senin.24.03.2025 saat penulis datang ke Bulog untuk kompirmasi satpamnya mengatakan ‘gula pasir habis’ atau ‘kosong’ namun kepala Bulog mengatakan ‘gula ada, masih di gudang bulog’.
Penjelasan rancu inilah yang membingungkan masyarakat dan juga penulis, sebab apakah masyarakat bisa mem belinya karena masih berada di gudang Bulog cabang Buntok namun masih kosong atau tidak ada di warung bulog. Kepala bulogpun sedikit bingung dan terdiam sembari menyebutkan Bulog Buntok sudah jadi cabang dan untuk lebaran tahun ini 1446H semua kebutuhan vital masyarakat Barito Selatan semua aman terkendali ujarnya menutup perbincangan kompirmasinya dengan penulis.koq ?? (Tim TM Barsel/NR. SY Ikat)



















