ISPU Buntok Tembus 905, Komunitas Biker Subuhan Buntok Bagikan Masker Untuk Warga.

0
0

Buntok, www.tabloidmilitan.com

Kualitas udara di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, khususnya wilayah Kota Buntok, memburuk drastis. Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Senin (14/9/2026) tercatat menembus angka 905, seiring pekatnya kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan data ISPUnet yang tercatat sekitar pukul 14.00 WIB, parameter partikulat debu kasar (PM10) berada pada level 905, sedangkan partikulat halus (PM2.5) mencapai 629. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya konsentrasi partikel pencemar di udara yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Suhu udara yang mencapai 33 derajat Celsius turut membuat kondisi di luar ruangan terasa semakin panas dan pengap. Warga yang tetap beraktivitas di jalanan pun harus berhadapan langsung dengan kabut asap yang menyelimuti kawasan Buntok.

Situasi tersebut mendorong Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Barsel) bersama Komunitas Bikers Subuhan Buntok bergerak melakukan aksi sosial dengan membagikan masker gratis kepada masyarakat. Sekitar 300 masker dibagikan kepada warga dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi udara yang memburuk.

Koordinator Lapangan Bikers Subuhan Buntok, Faisal, mengatakan aksi tersebut berawal dari keprihatinan melihat kondisi kabut asap yang semakin pekat. Gagasan pembagian masker bermula dari percakapan sederhana melalui aplikasi WhatsApp bersama H. Muhammad Sibawaihi. Pembicaraan tersebut kemudian berkembang menjadi gerakan penggalangan dana secara spontan untuk membeli masker.

“Keadaan ini jadi bahan perbincangan melalui pesan WhatsApp, sehingga dalam waktu singkat dapat terkumpul dana untuk membeli sekitar 300 lembar masker,” kata Faisal di lokasi pembagian.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf, H. Muhammad Sibawaihi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kita mulai dari hal yang kecil namun insyaallah sangat berarti, apalagi ini termasuk pengamalan Ziswaf yaitu Zakat, Infaq, dan Sedekah,” H. Muhammad Dibawahi.

Aksi pembagian masker tersebut rencananya tidak berhenti pada satu hari. Ketua Bikers Subuhan Buntok, Irhami Winda, mengatakan pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan secara rutin selama kondisi kabut asap masih terjadi.

“Kami menargetkan bisa terus membagikan sekitar 300 lembar masker setiap harinya. Semoga kegiatan ini dapat membantu orang lain di saat Kota Buntok, Barito Selatan dilanda ISPU dengan kualitas udara berbahaya,” tuturnya.

Dengan tingginya angka pencemaran udara, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kabut asap sedang pekat. Warga juga disarankan menutup rapat ventilasi rumah untuk mengurangi masuknya asap. Bagi masyarakat yang terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker respirator seperti N95, KN95, atau KF94 dapat dipertimbangkan karena dirancang untuk menyaring partikel udara berukuran kecil. (Tim TM Barsel / Rabudiannoor Sy. Ikat)

- Advertisement -[appbox googleplay screenshots com.idmstore.tabloidmilitan]
Artikulli paraprakMenggelikan “Gratifikasi” Di Pertontonkan Di Pisah Sambut