Penambang Emas Liar Das Barito. Ada Siapa???

0
1280

Penambang Emas Liar Das Barito. Ada Siapa???

Buntok, www.tabloidmilitan.com.
Melihat kokohnya penambang emas liar di Das Barito bagai tunggul kayu besi tak tersentuh hukum bahkan terkesan terlindungi sebab ada di depan hidung ucap jempaten (nama buatan redaksi) warga kalahien pesimis dan cukup kecewa.. Mereka merusak alam terutama Das Barito tanpa tanggung jawab hanya bisa memperkaya diri, sumber air minum juga keruh bahkan mungkin sudah mengandung merkuri racun bagi kita semua ujarnya lagi.

Pemerintah, masyarakat dan para jurnalis sudah bersuara lantang dan sangat keras koq para penegak hukum seolah tidak perduli, seakan Das Barito ini bukan wilayah hukum NKRI, sehingga mereka acuh acuh saja seolah hilang rasa nuraninya akan keperduliannya untuk masa depan dan anak cucu kita tambahnya pula.

Apa dengan diamnya para penegakan hukum di Das Barito ini terutama wilayah hukum Barito Selatan apa mungkin ada giat untuk melindunginya bahkan giat untuk memperkaya diri, mau soalnya dengan setoran mingguan atau bulanan yang bisa saja mencapai puluhan juta rupiah per unit sedot per tiga puluh hari yang mana jumlah unit sedot peti mencapai 253 unit terangnya.

Apa tidak kaya bila ini di koordinir dengan maksimal bahkan sedikit brutal dimakan sendiri, sebab hampir setiap kampung atau desa ada saja peti bahkan bisa sampai ratusan unit jumlahnya ujarnya.
Dan ini ada dan nyata di depan hidung, namun anehnya tidak tersentuh hukum bahkan terkesan kebal hukum karena ini seolah  dilindungi terangnya lagi, bagai terheran heran koq mereka bisa diam tak bergeming padahal sangat viral, menusuk dan tragedi busuk inipun ada, nyata di depan hidungnya ungkapnya perduli penuh keprihatinan.

Padahal jelas ini pembiaran tentunya ada konsekuen hukumnya baik di mata manusia maupun di mata Tuhannya walaupun ini baik untuk ekonomi dan buruk untuk kesehatan terutama air jadi keruh dan beracun ucapnya pesimis dan tidak terima,
Sayangnya pihak pemegang kekuasaan akan hukum tidak bisa di hubungi, walau cuma ingin bertanya mengapa mereka diam, menurut isu yang berkembang dimasyarakat ada pungutan 4 juta perbulan (diduga) dikalikan 253 unit peti sedot se Barito Selatan.

Buntok 14.11.2025 hal itu di pertanyakan kepada pemegang hukum namun sayangnya tidak berbalas sehingga pertanyaan itu terpaksa di muatkan dalam berita ini, sebagai pertanyaan yang tak perlu di jawab, cukup tindakan hukum untuk melindungi negara dari kerakusan peti peti liar yang berhamburan ada di mana mana bahkan di depan hidung, nan sanggup mengotori tangan tangan hukum dan merusak alam nan indah ini dengan melawan hukum bahkan mengangkangi hukum dan institusimya dengan memperkaya diri dan terus memperkaya diri. Bahkan tindakannya cendrung tidak perduli hukum bahkan melawan hukum sehingga hukumpun terkesan ketakutan kucar kacir menyembunyikan diri sehingga jadi mandul dan petipun jadi kebal hukum dan tidak juga tersentuh hukum tutupnya pesimis. (Tim TM Barsel/ NR. SY Ikat)

- Advertisement -
Tabloid Militan
Tabloid Militan
Developer: Idmstore
Price: Free
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
  • Tabloid Militan Screenshot
Artikulli paraprakJalan Lintas Desa Hulu Tampang Rusak Parah, Ini Penyebabnya….!!!
Artikulli tjetërWarga Gontong Royong Memperbaiki Jalan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini