Penyedot Emas Liar Ilegal Kalahien Kebal Hukum.
- Buntok.www.tabloid_militan.co
Sungguh ironis hal yang sangat merusak alam karena air ketuh dan mercurynya yang tentunya itu milik masa depan anak cucu bangsa terkesan sangat-sangatlah di biarkan.
Lantaran lokasi di hulu desa Kalahien itu, bagai sebuah Kampung baru, karena ramenya para penyedot Emas liar ilegal yang ada di lokasi beroperasi siang malam sedot emas liar ilegal itu ungkap seorang warga Kalahien yang tak mau namanya tercantum dalam tulisan atau berita ini.
“Jangan muat nama sayalah dalam tulisan” pintanya sangat serius.
Apakah ini bukti nyata bahwa tipisnya rasa kebangsaan akan menjaga Tanah Air NKRI, yang konon itu harga mati, ucapnya gamang.
Sehingga rasa keperdulian dan kebangsaan terkesan rusak parah tambahnya sedikit frustrasi.
Sehingga kehancuran akan bumi Pertiwi ini, semua yang berkompetenpun hanya tutup mata saja ujarnya.
Maka yang nampak hanya pembiaran dan pembiaran yang masiv saja, yang terasa amat parah tambahnya lagi.
Saat kades Kalahien mau di temui oleh penggiat dan penulis media ini, maka anak buah staff kades sempat pula berbohong. Menyebutkan kadesnya sedang keluar.
“Bapak lagi keluar memenuhi undangan warga” terang salah satu staff adminnya.
Namun saat di lihat kedalam ruangan kerja sang kades, ternyata kadesnya masih santai saja di ruang kerjanya.
Maka kebohongan staff adminnya pun ketahuan.
Saat di tanyai ada berapa unit sedot emas liar ilegal yang aktip bekerja di wilayah desanya di Kalahien.
Ada sekitaran 20-an unit ujar kades singkat.
Namun secara pastinya saya tidak tau ujar kadesnya.
Yang nampak jawaban kadesnya terkesan (sangat) ragu-ragu.
Walaupun “saya ini kades di desa kalahien ini, namun saya tidak berani melarang mereka menyedot emas, sebab “saya tidak bisa memberi lapangan pekerjaan buat mereka” agar mereka itu bisa “menapkahi keluarganya” tambahnya lagi.
Saya tau pekerjaan mereka itu ilegal dan liar, merusak lingkungan juga alam pula secara pasti, namun saya juga “tidak punya payung hukum untuk menutup usaha mereka” tambahnya pula.
Maka sayapun diam saja, terserah pemerintah sajalah ujarnya lagi.
Namun untuk info selengkapnya silahkan menemui Bob saja, (nama buatan redaksi) sebab saya dengar dialah koordinator lapangannya tambahnya lagi.
Atau tanyai Yogi saja yang juga babinnya di desa Kalahien ini, terangnya menutupi perbincangannya.
Saat di samperin bobnya yang konon koordinator lapangan dan sedang menghadiri upacara makan makan di rumah tetangganya, namun bobnya tiba tiba menghilang tanpa jejak seolah melarikan diri dan bersembunyi.
Mungkin “ogah di temui” terang salah satu warga kalahien yang datang menghampiri penulis prihatin.
Bobnya menghilang terang salah satu warga Kalahien kecewa.
Mengasih tau karena rombongan dan penulis kelamaan menunggu orang yang sudah menghilang.
Mungkin melarikan diri namun entah kemana ujar warga itu sedikit menjelasi dan mengasih tau rombongan dan penulis dalam kebingungannya.
Kamis 24.06.2026 Saat penulis menemui yogi Babin Polsek dusun selatan di Polsek dusun selatan kantornya sebagaimana anjuran kades Kalahien.
Rekan setugasnya menyebut babinnya sudah pulang, mungkin berada di rumahnya jelas rekannya.
Saat Babin itu di temui di rumahnya, benar saja yogi nya ada di rumahnya walau masih jam kantor.
Menurut babinnya benar saja sedot itu ada banyak di desa Kalahien, tapi saya ga mau ngurus mereka, walau mereka itu ilegal dan merusak alam dan jumlah mereka juga saya tidak tau terangnya pula.
“Penghasilan saya juga besar” lalu “untuk apa saya mengurus pekerjaan orang” jelasnya panjang lebar.
Sembari menyambut penulis dkk dengan telanjang dada.
Namun dalam perbincangan babinpun memasang kaosnya di depan para journalis dan penggiat lsm.
Menurut yogi, dia jadi Babin di desa Kalahien sudah lama, sudah delapan (8) tahunan ujarnya percaya diri.
Bukankah salah satu topuksi tugas babin itu, penegakan hukum ujar aktivis sedikit bertanya.
Dengan sangat maraknya penambang emas liar yang ilegal di sana.
Apa ini opsi pembiaran, tanya aktivis lagi.
Sehingga para penyedot emas liar ilegal itu bisa leluasa dan berkuasa,
tak segan lagi melanggar hukum ?.
Dan para pelaku penyedot Emas liar ilegal itu juga seakan mengangkangi hukum tanya nya lagi kecewa kepada Babin Kalahien itu.
Lihat mereka penyedot emas liar ilegal didesa Kalahien itu terpapar kebal hukum dan tidak tersentuh hukum” sebab sudah bertahun tahun beroperasi melawan hukum, namun tidak tersentuh hukum tambah aktivis serius.
Apakah semua sudah mati rasa terhadap hancurnya alam NKRI atau sudah tidak punya nyali dan nurani.
Apa karena merasa penghasilannya sudah mencukupi, tambahnya lagi.
Namun menurut Babinnya “di atas langit ada langit” singkat sembari menutupi perbincangannya.
Ada apa ini.
(tim TM2000)



















