Aduh, Sekolah MAN Barito Selatan Rusak Parah Di Terjang Puting Beliung, Tapi Anehnya Perbaikan Masih Menunggu, Ini Penjelasannya …???

0
569

Buntok, www.tabloidmilitan.com
Hujan badai disertai angin puting beliung yang terjadi di seputaran kota Buntok Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah pada Selasa (22/02/2022) sore, sekitar pukul 16.00 WIB, setidaknya memporak poranda beberapa rumah penduduk dan satu sekolahan, yakni sekolah MAN (Madrasyah Aliyah Negeri) Barito Selatan.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kepala Sekolah MAN Barito Selatan, Sutarwi, S.Ag kepada para awak media saat dijumpai dikantornya, Rabu (23/02/2022).

“Memang benar, akibat hujan badai yang disertai angin puting beliung Selasa kemaren, mengakibatkan hampir semua bangunan atau gedung sekolah terkena dampaknya, rata-rata atapnya rusak sedikit-sedikit dan satu gedung yang rusak parah,” ungkap Sutarwi membenarkan.

“Dan pada gedung yang rusak parah tersebut, terdapat tiga RKB (Ruang Kegiatan Belajar). Dimana diantaranya, dua RKB yang kondisi rusak berat, lantaran beberapa planfondnya turut rusak berjatuhan kesana kemari, sehingga ruang tersebut untuk sementara waktu hampir tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” jelasnya lagi.

Sementara ini, jelasnya lagi, taksiran kerugian material lumayan besar, namun beruntungnya, pada saat kejadian siswa sedang berada di luar ruangan, lantaran memang ada kegiatan di lapangan sekolah, sehingga tidak memakan korban jiwa.

“Berdasarkan hasil konsultasi kami kepada Kakankemenag Kabupaten Barito Selatan, saat melaporkan kejadian ini, untuk sementara bangunan-bangunan yang rusak tersebut jangan di otak-atik, hingga tim dari Kakanwil Depag Provinsi Kalimantan Tengah turun langsung melihat lokasi kejadian dan menginventarisir kerusakan yang terjadi, hingga diambil penangganan lebih lanjut dan sesegera mungkin,” jelasnya seraya mengajak awak media berkeliling melihat langsung kerusakan yang terjadi.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Barito Selatan, H. Arbaja, S.Ag, M.AP saat dikonfirmasi awak media ini, membenarkan bahwa Kepala Sekolah MAN Barito Selatan sudah melaporkan dan berkonsultasi terkaitan kejadian musibah tersebut.

“Pertama-tama, kita harus berbaik sangka akan kejadian musibah ini, semoga saja ada hikmah kebaikan dalam musibah ini dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita lebih meningkatkan Iman dan Taqwa,” kata H. Arbaja ramah.

“Dengan laporan kejadian tersebut, kami juga langsung berkonsultasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya via telepon, dimana mereka memerintahkan untuk tidak mengotak-atik lokasi kejadian, hingga tim dari Kanwil turun, yang rencananya besok sudah ada di Buntok untuk menginventarisir dan membuat laporan sesuai fakta dilapangan, hingga dapat sesegera ditangani sesuai dengan kebutuhan,” lanjutnya menjelaskan.

Dia juga menambahkan, untuk sementara ini berdasarkan hasil musyarawarah, antara pihak Kanwil Provinsi Kalimantan Tengah, Kemenag Kabupaten Barito Selatan dan Pihak Sekolah serta Komite, penangganan darurat hanya dilakukan dengan cara menutup dengan mengunakan terpal tanpa harus mengotak-atik kerusakan yang ada.

“Semoga saja, dengan adanya musibah ini ada hikmah kebaikan yang kita dapat, dan kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki sebagaimana mestinya, bahkan bisa lebih baik lagi, mengingat bangunan-bangunan yang ada tersebut berupa bangunan semi permanen dan berusia sudah lumayan tua,” pungkas H. Arbaja. (Tim TM-SIK/H. Indra Sy. Ikat/Rabudiannoor Sy. Ikat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here