Masuk Musim Penghujan, Komisi III DPRD Kotim Minta Masyarakat Waspada Terhadap Penyakit

0
221

Sampit, www.tabloidmilitan.com
Mulai tingginya intensitas curah hujan atau sudah mulai memasuki musim penghujan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejak beberapa pekan terakhir ini dinilai bukan hanya berpotensi menimbulkan masalah bencana banjir saja, tapi juga bisa menimbulkan dampak wabah penyakit.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Komisi III DPRD kabupaten setempat, H. Sanidin, S.Ag melalui awak media, Senin (23/05/2022). Ditegaskannya intensitas hujan yang sangat tinggi, rentan menyebabkan banjir di beberapa wilayah daerah setempat, juga akan menimbulkan dampak wabah penyakit seperti demam berdarah dan lainnya.

“Yang perlu kita waspadai adalah bukan hanya persoalan banjirnya saja, melainkan dampak-dampak negatif lainnya seperti penyakit DBD, dan juga kekurangan air bersih, untuk itu kita minta masyarakat juga harus bersama-sama melakukan upaya pencegahan di lapangan,” ungkap H. Sanidin mengingatkan.

Tidak hanya itu, politisi partai Gerindra ini juga menekankan, pemerintah daerah melalui dinas teknisnya harus memperhatikan berbagai dampak tersebut kedepannya, selain ketersediaan obat-obatan, pemerintahan Kecamatan, dan desa juga harus ambil andil untuk mensosialisasikan bahayanya DBD itu sendiri atau penyakit lainnya yang rentan muncul ketika musim banjir atau penghujan datang seperti sekarang ini.

“Melakukan antisipasi itu sangat diperlukan, dimana menurut kami langkah pertama yang harus dilakukan dengan kondisi cuaca ekstrim sekarang ini adalah sosialisasi pengawasan dan juga memperhatikan asupan makanan yang sehat bagi masyarakat, kalau banjir terjadi yang muncul pertama adalah kekurangan air bersih, kedua ketersediaan obat dan makanan yang sehat. Ketika masyarakat terdampak bencana hal ini kurang diperhatikan untuk itu tugas instansi terkait untuk mengawal mereka,” timpalnya menegaskan.

Anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) II Kecamatan Baamang ini juga berharap warga masyarakat yang berada pada pemukiman daerah dataran rendah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir yang saat ini sudah terjadi di beberapa wilayah Kotim ini.

“Untuk masyarakat terutama masyarakat yang berada dibantaran rendah rentan banjir, kami mengimbau agar jangan sampai lengah atau lalai, kalau dirasa perlu silahkan mulai mengungsi sebab banjir ini tidak bisa diprediksi kapan air naik dan kapan surutnya, selama masih ada potensi hujan maka potensi banjir akan semakin lebih besar, untuk itu pemerintah desa terutama para kepala desa juga harus mengawasi hal ini,” tutupnya mengingatkan kembali. (Tim TM Kotim).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here