Sudah Ditunjang, Anggota DPRD Ini Minta Satpol PP Tingkatkan Fungsi dan Kinerja

0
137

Sampit /// tabloidmilotan.com
Dadang H Syamsu, Anggota Bapemperda DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai sejauh ini kinerja Satpol PP dalam rangka meningkatkan fungsionalitasnya masih belum terlihat maksimal dan masif.

Padahal menurutnya, polisi daerah itu dalam basis kinerja sudah ditunjang oleh berbagai aspek, yang sebelumnya menjadi kendala dalam segi penindakan maupun administrasi yang selalu saja menjadi keluhan mereka.

Dalam hal ini dia meminta agar Satpol PP segera berbenah dan mulai lebih agresif dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk wujud nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti beragam masalah yang terjadi di daerah ini sampai detik ini.

“Dulukan kendalanya karena belum adanya Penyidik (PPNS) nah sekarang sudah ada, lalu kemudian saat ini ditunjang lagi dengan Perda Ketertiban Umum (Tibum), kita berharap kerja nyata dari instansi terkait dalam halnya menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya dengan dasar dan acuan yang sudah ada saati ini,” ungkap Dadang H Kamis (13/01/2022).

Legislator PAN ini bahkan menegaskan, dalam Perda Tibum itu sendiri, sudah termuat tugas pokok yang menjadi tanggungjawab Satpol PP sebagai bentuk kepanjangan tangan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap kepentingan umum.

“Menurut hemat kami, dalam hal ini tinggal bagaimana peran Satpol PP sebagai tangan pemerintah daerah dalam penegakan, maupun pembinaan dan juga pencegahan dengan bekerjasama antar instansi terkait sesuai amanah Perda dimaksud, maka apapun bentuk masalah di daerah akan bisa di selesaikan, artinya tinggal mau atau tidaknya saja,” timpalnya.

Disisi lain Anggota Dewan yang duduk di Komisi III ini, menilai dari beberapa masalah yang muncul saat ini, sehingga pemerintah terkesan tidak memiliki solusi dalam rangka pencegahan maupun penindakan dilapangan hanya lantaran tidak maksimalnya kinerja instansi yang ada.

“Kita contohkan saja misalnya seperti dugaan bukanya Eks Lokalisasi di KM 12 tersebut, saya dengan sudah beberapa kali sidak, tetapi kebocoran, dan tidak menemukan apa-apa, berarti strategi yang dilakukan benar-benar belum matang dalam penindakannya,” tutupnya menyanyangkan. (Tim TM Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here