Buntok, www.tabloidmilitan.com. Berdasarkan informasi dari Kepala Desa Tarusan Zulkifli, membenarkan bahwa telah terjadi laka air akibat tongkang batu bara yang menabrak lanting warga Desa Tarusan.
“Kejadian laka air tersebut terjadi kisaran jam 1 dini hari, yang mengakibatkan rusaknya lanting, kapal dan yang banyak ces warga,” jelas Zulkifli melalui aplikasi WhatsApp. Senin, (8/7/2024).
Dijelaskannya, ada 3 lanting(rumah terapung) 2 kapal dan beberapa perahu mesin atau ces, termasuk juga Pelabuhan Desa.
“Warga sudah berkoordinasi dengan pihak TB. JARKASI HUSMANA 138 terkait kejadian tersebut. Dan sekarang tongkang dan togboad tersebut sudah bertambat disekitaran Desa Tarusan sambil menunggu proses selanjutnya terkait laka air tersebut,” terang Zulkifli.
Sementara itu, Kapolsek Dusun Utara Akp Agus Setiyono melalui via telpon membenarkan kejadian tersebut.
“Diperkirakan ada sekitar 40 warga yang mengalami kerugian akibat kejadian tersebut, dan berdasarkan permintaan warga akan diselesaikan oleh Pemerintah Desa Tarusan dengan pihak kapal,” ungkap Akp Agus Setiyono.
Saat ditanya nama kapten kapal dan lambung kapal serta nama tongkang, masih belum ada jawaban dari Kapolsek Dusun Utara
Ketika hal ini dikonfirmasikan kepihak Dinas Perhubungan, Kepala Dinasnya mengatakan belum ada informasi yang masuk.
“Infonya tidak ada masuk laporan ke UPTD pendang, Dan besok pihak UPTD mau kesana untuk mancari info selanjutnya,” pungkas Joni Priawan, SP., M.Si Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Selatan.(Tim TM Barsel/ R.SY Ikat)



















