Cegah Faham Radikalisme dan Terorisme, Legislator Ini Angkat Bicara dan Meminta Masyarakat Lakukan Ini …???

0
225

Sampit /// tabloidmilitan.com
Masalah faham radikalisme dan terorisme saat ini dinilai semakin mengkhawatirkan, bahkan mulai marak terjadi di mana-mana, tak terkecuali di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), lantaran baru-baru ini aparat Kepolisian bersama tim Densus 88 anti teror menangkap terduga teroris di ibukota kabupaten, kota Sampit.

Mencegah faham radikalisme dan terorisme semakin meluas, Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Sutik angkat bicara, lantaran faham radikalisme merupakan suatu pemahaman yang dibuat-buat sedemikian rupa oleh pihak-pihak tertentu mengenai suatu hal, seperti agama, sosial dan politik, sehingga menjadi semakin rumit karena berbaur dengan tindak terorisme yang cenderung melibatkan tindak kekerasan.

Bahkan berbagai tindakan terorisme, sebagian besar memakan korban jiwa, dengan begitu sebagai cara dan senjata utama bagi pelaku teror untuk menyampaikan pemahaman radikalisme mereka dalam upaya untuk mencapai sebuah perubahan. Untuk itu Dia meminta agar masyarakat Kotim turut membantu aparat keamanan untuk memerangi faham radikalisme dan terorisme tersebut.

“Karena faham radikalisme dan tindakan terorisme ini, bukan hanya semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah bersama aparat TNI/Polri saja, namun hal itu merupakan musuh kita bersama, makanya seluruh rakyat, termasuk masyarakat Kotim ini, terkhusus generasi muda harus turut serta mencegah faham dan tindakan tersebut,” kata Suti, Sabtu (08/01/2022).

Menurutnya, karena generasi muda merupakan generasi penerus bangsa, juga sebagai salah satu ujung tombak untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan akan masalah radikalisme dan terorisme tersebut.

“Tentunya generasi muda inilah yang harus lebih agresif turut mencegah dan memeranginya, agar tidak menjadi penyebab terjadinya tindakan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab yakni pelaku teror itu sendiri, terlebih lagi generasi muda dari kalangan mahasiswa yang merupakan agent of change bangsa ini,” timpalnya.

Di samping itu, dia juga meminta agar peran serta dunia pendidikan harus ambil bagian untuk memperkuat peranannya dalam membina siswa-siswi yang tergolong rentan terpengaruhi oleh faham radikalime dan terorisme.

“Apa yang sudah dilakukan oleh aparat keamanan kita baru-baru ini merupakan hanya salah satu langkah pencegahan yang patut kita apresiasi dan harus kita bantu, agar wilayah kita tetap aman dan kondusif, namun begitu langkah penting yang harus diutamakan adalah peran orang tua atau lingkungan keluarga dalam membentuk karakter anak-anak agar tidak terseret atau terpengaruhi faham radikalisme dan tindakan terorisme tersebut,” pungkasnya. (Tim TM Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here