SMKN 1 Buntok “Ancam” 308 Siswa

0
1825

Buntok, www.tabloidmilitan.com
SMKN (Sekolah Menengah Kejuruaan Negeri) 1 Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah lepas sebanyak 308 siswa yang akan melaksanakan kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan).SMKN (Sekolah Menengah Kejuruaan Negeri) 1 Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah “Ancam” atau wanti-wanti, ingatkan sebanyak 308 siswa yang akan melaksanakan kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan).

Pihak sekolah menegaskan bahwa para siswa yang melaksanakan PKL adalah untuk menimba ilmu secara nyata bukan dijadikan ajang main-main, ramai-ramai, bahkan dianggap berkerja mencari duit.

Hal itu disampaikan oleh H. Jokolelono, S.Pd., M.M., Kepala SMKN 1 Buntok yang sekaligus mewakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, dalam sambutan pada saat acara pelepasan 308 siswa dari 7 Prodi (Program Studi) yang akan melaksanakan kegiatan PKL, dihalaman Sekolah setempat, Kamis (25/02/2022) pagi.

“Pada saat melaksanakan kegiatan PKL, jangan lupa tujuan kalian adalah untuk menimba ilmu secara nyata langsung dilapangan dengan status sebagai siswa SMKN 1 Buntok, jadi jaga nama baik sekolah, nama baik orang tua kalian, jangan sampai begitu selesai kegiatan PKL ini justru jumlah yang semula 308 berubah menjadi 309 bahkan hingga 310,  juga sebaliknya bisa berkurang dari 308 akibat melakukan hal-hal atau perbuatan yang melanggar norma-norma kepantasan,” lanjut H. Joko mengingatkan.

Menurutnya, bertambah atau berkurangnya siswa PKL, biasanya lantaran hamil atau menikah, juga akibat terlalu asik PKL terus mendapatkan hasil/duit sehingga lupa kalau yang bersangkutan sedang PKL, sehingga enggan kembali sekolah.

“Sekali lagi saya sampaikan, meskipun kalian sedang melaksanakan PKL di berbagai tempat, akan tetapi semua kegiatan kalian masih dalam pengawasan dari pihak sekolah, jadi Kami berharap lakukanlah apa yang menjadi kewajiban selama PKL,” sampainya lagi.

“Dan silahkan koordinasi dan atau berkomukasi dengan pihak sekolah, khususnya dengan walikelas atau dengan guru-guru pembimbing, juga dengan Saya, bilamana ada kendala atau masalah ditempat PKL,” tandasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Komite, Siti Aminah, S.Pd kepada awak media juga menyampaikan hal senada, agar para siswa pada saat melaksanakan kegiatan PKL bisa bersungguh-sungguh menimba ilmu secara nyata.

“Saya berharap, para siswa benar-benar memanfaatkan waktu PKL ini, untuk menimba berbagai disiplin ilmu dilingkungan kerja yang sesungguhnya,” kata Siti Aminah yang juga bekerja sebagai guru pada SD Muhammadiyah Buntok.

“Meskipun siswa-siswa ini sedang melaksanakan kegiatan PKL diberbagai tempat, namun harapan Saya koordinasi dan komunikasi antara pihak sekolah dengan komite dan atau orang tua/wali murid tetap terjalin dengan baik, terutama dalam hal pengawasan siswa-siswa yang sedang melaksanakan kegiatan PKL tersebut,” pungkasnya. (Tim TM-SIK/Rabudiannoor Sy. Ikat/H. Indra Sy. Ikat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here